Thursday, July 17, 2014

Manfaat daun mengkudu untuk burung dan unggas lainnya

Soal khasiat buah mengkudu (pace) untuk manusia, Anda tentu sudah lama mengetahuinya. Buah ini memiliki banyak manfaat untuk menanggulangi berbagai jenis penyakit kronis pada manusia. Tetapi tahukah Anda, daun mengkudu juga bisa dimanfaatkan untuk burung kicauan dan unggas lainnya? Yuk kita simak manfaat daun mengkudu untuk burung dan unggas lainnya, berdasarkan penelitian Prof Dr Ir Yuli Retnani MSc, guru besar Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan, Insitut Pertanian Bogor (IPB).

Sebagian dari kita pernah melihat, atau setidaknya mendengar, ada penggemar kenari yang  memberi daun mengkudu muda kepada burung piaraannya itu. Namun, sebagian dari kita seringkali tidak tahu apa sih manfaat pemberian daun mengkudu tersebut?

Meski praktik pemberian daun mengkudu lebih sering diaplikasikan pada burung kenari, sebenarnya hal ini juga bisa diterapkan pada berbagai jenis burung lainnya, bahkan untuk berbagai jenis unggas piaraan seperti ayam, itik, dan puyuh.

Kalau seorang kenarimania memberikan daun mengkudu kepada momongannya, biasanya dilakukan untuk mengobati penyakit infeksi tenggorokan, serak, membantu kenari bakalan supaya lebih rajin berbunyi, dan sebagainya.

Di luar kemanfaatan tersebut, secara umum daun mengkudu memiliki beberapa manfaat berikut ini:
  1. Membantu melancarkan fungsi pencernaan pada burung.
  2. Membantu menjaga stamina burung.
  3. Memberi rasa tenang dan nyaman pada burung (antistres).
  4. Membantu mengatasi burung yang kegemukan (obesitas).
  5. Bersifat antialergi, sehingga mampu mengusir berbagai gejala alergi yang dialami burung akibat asupan pakan tertentu maupun polusi udara.
Dalam perkembangan terbaru, daun mengkudu juga memiliki manfaat dan khasiat lainnya, misalnya untuk meningkatkan produktivitas induk burung / unggas yang ada dalam kandang penangkaran.

Manfaat daun mengkudu
Daun mengkudu bisa meningkatkan produktivitas induk burung dalam penangkaran.Penelitian mengenai hal ini pernah dilakukan Prof Dr Ir Yuli Retnani MSc pada tahun 2012, atau setahun sebelum beliau dikukuhkan menjadi gurubesar Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, Fakultas Peternakan IPB.

Dalam penelitian tersebut, Prof Yuli Retnani membuat ekstrak dan tepung dari daun mengkudu, lalu dicampurkan ke dalam pakan burung puyuh. Hasilnya, burung puyuh yang mendapat perlakuan ini mengalami peningkatan produksi.

Burung-burung muda mengalami peningkatan pertumbuhan / laju pertambahan bobot badan. Bukan hanya itu, daun mengkudu ternyata juga bisa mempercepat umur dewasa kelamin burung, sehingga masa bertelurnya menjadi lebih cepat daripada sebelumnya.

Dalam hal ini, kelompok burung puyuh yang tidak mendapat perlakuan daun mengkudu rata-rata mencapai umur dewasa kelamin pada umur 7 minggu. Namun kelompok burung puyuh yang diberi perlakuan daun mengkudu bisa mencapai umur dewasa kelamin pada umur 5 minggu.Yang lebih mengagumkan lagi, burung-burung yang dalam pakannya diberi daun mengkudu terbukti memiliki bobot telur lebih tinggi daripada burung-burung yang dijadikan kontrol (tanpa perlakuan daun mengkudu).

Dari penelitian tersebut dapat disimpulkan, daun mengkudu memiliki banyak manfaat pada burung maupun unggas lainnya. Penggunaan burung puyuh di sini sekadar mempercepat waktu penelitian, karena masa produksi burung puyuh memang sangat cepat, sebagaimana tikus yang sering dijadikan objek penelitian.

Pembuatan tepung daun mengkudu pun cukup sederhana, yaitu mengeringkan dan menggiling daun mengudu hingga menjadi tepung atau serbuk. Setelah itu tepung daun mengkudu bisa dicampurkan ke dalam pakan burung piaraan Anda.

Apabila Anda ingin memberikan daun mengkudu pada kenari atau burung finch, pilihlah daun yang masih muda, dalam hal ini bagian pucuk saja. Gantung daun mengkudu dalam jeruji sangkar, untuk dikonsumsi burung.

Selain cukup bermanfaat untuk burung yang masih muda atau bakalan, pemberian daun mengkudu pun tidak memiliki efek samping.

Seputar Burung Blackthroat

Blackthroated canary atau Yellow-rumped Seedeater [serinus atrogularis] adalah burung kicauan dari jenis fringilidae [ kenari ] yang termasuk dalam kelompok serinus, burung ini berasal dari benua afrika. sebutan blcakthroat diambil dari warna fisik dari burung ini yang berwarna hitam pekat di bagian tenggorokannya yang terlihat seperti menggunakan dasi dilehernya serta terdapatnya noktah hitam pada bagian leher. Blackthroat yang ada di Indonesia terdiri atas dua macam yaitu ; Blackthroat yang memiliki warna coklat serta yang berwarna putih ke abu-abuan [kelabu]. Burung blackthroat yang berwarna kecoklatan memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan burung blackthroat yang berwarna putih kelabu. Sementara penggemar burung lebih memilih burung blackthroat yang berwarna putih kelabu karena warna yang lebih bersih sehingga indah dilihat dengan proporsi tubuh yang serasi. 

Suara dari kedua jenis burung ini tidak ada perbedaan keduanya bisa bersuara dengan keras, ngeroll dan kristal, sebenarnya cukup sulit jika kita harus membedakan apa kelebihan dan kekurangan dari dua jenis yang berbeda warna ini. 

HABITAT
Lebih sering ditemukan di epidemik asalnya yaitu di Benua Afrika dengan habitat aslinya di hutan hutan tropis ataupun hutan subtropis atau hutan kering, savana dan padang rumput. Menyukai tempat-tempat tinggi atau ranting pohon tinggi untuk menunjukan wilayahnya atau mencari pasangan dengan suara yang keras yang terdengar hingga ratusan meter jauhnya. Bersifat poligami jika burung jantan disatukan dengan beberapa burung betina, dan ini bisa menguntungkan bagi yang menangkarkan burung ini. 

Karakter Blackthroat

Memiliki mental yang lumayan sehingga burung ini bisa dipadukan dengan burung burung sejenis Kenari, Herda sanger, Mozambik dan juga gelatik. Burung ini juga pintar meniru suara burung lainnya sehingga kerap dijadikan sebagai burung master karena volume dan speed serta keindahan nyanyiannya. 

Perawatan Blackthroat

Sebagai burung yang tidak termasuk dalam bangsa burung sosial karena mempunyai kebiasaan berpoligami, maka burung Blackthroat dapat dipelihara sendiri dirumah, namun sebaiknya dipelihara yang berkelamin jantan, karena Blackthroat jantan mempunyai variasi yang indah dan volume suara yang lebih keras sedangkan bagi Blackthroat betina suaranya cenderung lemah dan walaupun terkadang keras namun hanya bersifat monoton sehingga kurang indah didengar. Satu lagi yang merupakan ciri khas dari burung ini adalah sifatnya yang over protektif terhadap anaknya (piyik). Jika dalam masa mengeram burung ini diganggu, maka jika dapat saja burung ini mematuki anaknya sampai mati. 

Pemilihan Bakalan burung blackthroat

Pemilihan Burung Jantan

Burung Blackthroat merupakan burung yang kicauannya sangat indah, mengalun sangat merdu dengan irama tinggi dan rendah dengan kicauan yang panjang dan tidak terputus-putus. Namun Blackthroat betina biasanya sangat hanya mencicit dan suara kerasnya cenderung monoton.
Sulit mungkin bagi awam mengetahui ciri kelamin jantan dan betina, namun secara fisik tedapat perbedaan untuk menentukan Blackthroat jantan dan betina sebagaimana terdapat pada bagan sebagai berikut :

Ciri Jantan Betina

  1. Postur Tubuh Panjang Agak membulat
  2. Pita di Leher Berwarna hitam pekat Samar
  3. Kepala Besar, agak panjang dan berbentuk lonjong Kecil dan membulat
  4. Anus Menonjol keluar ada tonjolan sebesar biji kacang hijau dengan bulu rawis Datar dan hanya terdapat lubang untuk keluarnya kotoran
  5. Paruh Tebal Tipis
  6. Suara Nyaring, tidak terputus-putus (ngerol) serta memiliki banyak variasi Monoton, dan volume kecil
  7. Leher Jenjang Pendek 
  8. Postur tubuh yang tegap

Blackthroat yang memiliki tubuh yang tegap dan besar serta panjang biasanya memiliki mental yang baik dan suara yang panjang ini juga dapat mencirikan bahwa Blackthroat tersebut tidak mengalami gangguan atau tidak terhambat pertumbuhannya. Dada yang tegap dan bidang menandakan bahwa Blackthroat tersebut bervolume suara nyaring dan keras. Blackthroat yang bersuara keras bukan saja indah didengar namun jika kita turunkan dalam satu pertandingan tentunya akan berani dalam memperdengarkan suaranya di lapangan dan dapat menjatuhkan mental lawannya.

Sorot Mata Tajam

Sorot mata tajam dapat mencirikan bahwa Blackthroat tersebut bermental baik, dan sehat. Sebaiknya jangan dipilih Blackthroat yang bermata sayu karena dapat mencirikan bahwa mental Blackthroat tersebut lemah atau burung tersebut dalam keadaan kurang sehat.

Warna Bulu Cerah

Bulu yang cerah bukan saja menambah keindahan dari burung tersebut namun dapat mencirikan bahwa burung tersebut merupakan burung yang baik dari perawatan maupun mentalnya. 

Burung tidak cacat

Selain tidak sedang dipandang mata, burung yang cacat juga dapat mengurangi keberhasilan jika akan ditangkar. Yang biasa mengalami cacat pada burung finch adalah bagian kaki, bisa saja karena terjerat atau diganggu hama waktu kecil, maka bagian tersebut harus mendapatkan perhatian khusus ketika memilik Blackthroat yang kita inginkan. 

Bentuk Paruh

Pilih paruh Blackthroat yang panjang, tipis dan seimbang dimana bagian bawah dan atas paruh saat burung tersebut diam harus rapat, ciri tersebut menandakan burung tersebut mempunyai suara yang keras. 

Secara fisik, Blackthroat dan herda sanger mempunyai kemiripan. Adakalanya para pedagang yang tidak jujur menggunakan cara tidak terpuji dengan mencat bulu diatas bagian ekornya (bulu ekor) menjadi warna kuning yang merupakan ciri khas dan Blackthroat. Jika ini dikerjakan dengan rapi maka akan sangat sulit bagi awam.

Varietas Burung Kenari

Nenek moyang dari semua kenari yang ada sekarang (serinus canaria) merupakan generasi anak cucu kenari liar (serinus serinus) yang dapat ditemukan berkembang biak dengan bebas di Kepulauan Canary dan di daratan bagian timur laut Afrika. Kenari bukanlah burung aseli Kepulauan Canary, tetapi sengaja diperkenalkan sebagai burung kepulauan tersebut.Awalnya, ada sebuah kapal dengan sejumlah kandang sarat kenari karam di dekat pulau dan seorang pelaut melepaskan burung-burung itu dengan maksud agar tidak mati tenggelam. Banyak di antara burung tersebut mendarat ke pulau terdekat dan di sana mereka menemukan banyak makanan dan iklim yang cocok untuk berkembang biak.

Ketika bangsa Spanyol tahu mengenai burung kenari, mereka mulai menangkapi burung kenari dan menangarkannya.

Kenari menjadi burung peliharaan yang bernilai dan segera menjadi populer, terutama ketika varietas kanari kuning, cokelat dan merah diciptakan.

Varietas kenari

Ada lima “varietas” burung kenari dewasa ini.
  1. Varietas pertama adalah varietas lagu (song variety) yakni hasil pengembangan kenari untuk menghasilkan kenari dengan kemampuan bernyanyi yang bagus dan sedikit banyak mengabaikan masalah warna burung tersebut.
  2. Varietas kedua adalah varietas kenari warna (color bred variety) yang merupakan hasil pengembangbiakan yang mengejar kualitas warna dengan sedikit banyak mengabaikan keindahan nyanyian si kenari.
  3. Varietas ketiga adalah kenari postur (canary of posture) yakni kenari yang dikembangkan dengan sedikit memperhatikan warna bulu dan sama sekali mengabaikan masalah lagu.
  4. Varietas keempat adalah kenari bagal atau hybrid (the mule and hybrid canaries) yakni kenari hasil persilangan antara kenari dengan burung jenis finch lainnya untuk menghasilkan keturunan yang memiliki sifat tertentu yang menonjol, apakah itu di masalah warna, lagu, postur, atau kombinasi di antara tiga varietas yang disebut sebelumnya (ini contohnya adalah persilangan lizard dengan yorkshire, atau yorkshire dengan blacktrouth dan sebagainya).
  5. Varietas kelima adalah varietas hasil persilangan dari semua ragam varietas di atas yang direkayasa bukan untuk tujuan khusus karena yang penting “bisa memuaskan” hasrat orang yang menangkar untuk bisa meghasilkan burung, apapun jenisnya.

Dengan kata lain, lima varietas kenari di atas adalah jenis kenari yang bisa disebut atau dikaitkan sebagai hasil mutan dan blasteran.

Varietas yang dikembangkan dan yang “punah”: Varietas kenari ini bisa dibagi dalam varietas yang relatif masih ada dan terus dikembangkan dan varietas langka atau saat ini hampir tidak ada bentuk aselinya.

Beberapa Varietas yang dikembangkan:

1. American Singer Canary

American Singer Canary merupakan kenari yang secara fisik indah sekaligus memiliki suara merdu di telinga. American Singer Canary merupakan hasil persilangan antara Kenari Border yang dikenal berpenampilan indah dan Kenari Roller yang memiliki suara merdu. Kenari ini sering disebut sebagai kenari terbaik, baik dari sisi postur maupun dari sisi suara. Menjadi kenari kecil yang hidup aktif, Amerika Singer Canary adalah pilihan yang baik bagi pemula dan penjaga berpengalaman. Hal ini kuat, kuat, dan mudah dirawat.

Meski demikian, American Singer Canary digolongkan sebagai salah satu dari “song canary”, yakni diternak untuk menghasilkan kenari dengan suara yang merdu dan bukan pada penampilan fisik atau warna. Pada dasarnya, setiap “song kenari” harus memiliki tipe lagu yang khas, dengan standar lagu yang jelas dan berbeda dari varietas “:song canary” lainnya. Jenis kenari yang digolongkan ke dalam “song canary” lainnya adalah Roller Canary, Spanish Timbrado, Rusian Singer Canary dan Waterslager Canary.

Sebaran: American Singer Canary dikembangkan pada tahun 1930-an olehj sekelompok wanita yang kemudian dikenal sebagai “The Eight Boston House Wives”. Awalnya mereka melontarkan gagasan untuk mengembangkan kenari yang selain indah juga memiliki lagu indah. American Singer Canary awalnya disebut “North American canary” dan dihasilkan dari silangan Roller Canary Jerman (30%) dan Border Canary (70%). Burung ini paling banyak menyebar di Amerika.

American Singer Canary berbodi sepanjang sekitar 5 3/4 inci (14,6 cm) dan muncul dengan berbagai warna termasuk kuning, penggemar putih, hijau, biru, oranye, warna perunggu, coklat, coklat kekuningan, dan aneka warna lainnya.

2. Belgian Fancy Canary

Belgian Fancy Canary adalah salah varietas kenari yang memiliki posisi penting dalam sejarah perkembangan kenari karena menurunkan sejumlah varietas kenari yang paling populer saat ini. Pengaruh utamanya adalah pada pengembangan kenari “frill” dan kenari “postur. Sebagai burung kenari “postur”, maka varietas kenari ini lebih diotekankan pada pengembangan penampilan fisik daripada warna atau lagu. Mereka dikategorikan sebagai kenari “postur” dengan postur tubuh membentuk punuk bagai separuh bulan yang terbalik. Burung “posture canary” lainnya yang terkenal adalah Scotch Fancy Canary dan Italian Gibber Italicus.

Belgian Fancy Canary mengesankan atau berpenampilan seperti burung cacat, kepalanya kecil seperti kepala ular. Kenari ini sulit diternakkan dan umuninya telurnya ditetaskan dengan memakai burung kenari lain.. Burung ini relatif lebih sulit diternakkan ketimbang kenari warna. Lagian, burung ini tidak pandai mengasuh anakan.

3. Border Fancy Canary

Border Fancy Canary termasuk “type canary” yang dikembangkan untuk menghasilkan kenari dengan fisik yang bagus dan bukan pada lagu. Dijuluki sebagai “Wee Gem”, burung ini menunjukkan postur yang kecil, cantik, bodi kompak dan kokoh. Memiliki tubuh bulat dengan bulu sangat mengkilap. Kenari ini paling banyak menampilkan warna kuning, meski juga ditemukan dalam berbagai warna lain.

Kali pertama dikembangkan di perbatasan (border) antara lnggris dan Skotlandia, burung ini kadang sering dikacaukan dengan kenari gloster, meski bisa dibedakan dari bentuk kepalanya. Di dalam lomba di luar negeri, bentuk bulat dari burung itu sangat menentukan hasil penilaian. Burung kenari border ini mencapai panjang 14 cm.

4. Color Bred Canary

Salah satu varietas paling populer dari semua burung kenari adalah Color Bred Canary. Burung ini dipelihara orang di hampir seluruh pelosok dunia. Color Bred Canary adalah burung kecil yang indah bagi mereka yang mengutamakan burung dengan penampilan warna yang khusus. Burung Color Bred Canary tidak tidak hanya harus cantik, tetapi juga aktif dan sangat menghibur. Burung yang menyenangkan ini cukup mudah dipelihara namun rekatif tidak mudah untuk berkembang biak, sehingga memerlukan perhatian khusus jika kita ingin menangkar kenari warna agar tetap menghasilkan keturunan kenari yang juga berwarna-warni.

Color Bred Canary termasuk varietas burung kenari yang relatif baru, dikembangkan mulai pertengahan-1900. Hari ini ada beberapa ratus versi burung Color Bred Canary.

5. Crested Canary

Termasuk “canary type”, kenari Crest atau Crested Canary tergolong jenis yang tua dan burung kenari dan sudah ada sekitar tahun 1950-an. Mula-mula di kenal dengan nama Turn crown dan pada permulaan abad ini dikenal sebagai King of the fancy (Raja Fantasi). Mahkota burung.ini haruslah besar dan mengembang dari tengah-tengah kepala dan mengembang ke depan sampai ke paruhnya hampir sejajar dengan matanya sehingga mata hampir tertutup. Mahkota ini juga mengembang ke arah belakang kepala.

Mahkota Crested Canary yang baik harus memiliki bentuk yang baik, luas dan tebal dengan bulu-bulu yang lebat dan lembut. Kenari mahkota adalah burung yang besar dan harus memiliki kepala yang besar, leher yang besar pendek dan badan bidang, sama seperti kenari norwich. Jenis crest ada yang mempunyai mahkota, tetapi ada pula yang memiliki kepala yang polos tanpa mahkota.

Jenis lain yang populer sebagai “type canary” crested (bermahkota. berjumbai) jadalah Gloster Canary, Crested Stafford Canary, Crested Norwich Canary, dan Crested Lancashire Canary.

6. Fife Fancy Canary

Fife Fancy Canary merupakan “type canary”, diternakkan untuk mendapatkan karakteristik fisik tertentu ketimbang untuk menghasilkan warna atau suara nyanyiannya. Kenari ini barui dikembangkan pada 1950-an oleh penangkar Skotlandia dan penangkar lain di kawasan yang disebut Fife. Burung fife fancy sebenarnya merupakan burung border tetapi ukuran badannya lebih kecil.

Disebut demikian karena bentuk secara keseluruhan praktis sama, kecuali perbedaan ukurannya. Ukuran burung ini harus tidak lebih dan 11 cm. Burung ini sangat mudah diternakkan dan dapat memberikan variasi bulu yang sangat luas.

7. Gloster Fancy Canary

Gloster Canary memiliki dua versi. Burung yang berjambul dikenal sebagai ‘Corona’ sedangkan yang polos di kepalanya tanpa mahkota disebut Consort..Termasuk “type canary”, Gloster Fancy Canary tergolong jenis burung kenari baru. Kenari gloster tergolong kecil, dengan panjang badan tak lebih dan 11 cm. Kenari gloster sengaja diternakkan ke arah jenis yang kecil dan diusahakan agar selalu kecil, sehingga binatang ini tidak boleh lebih dan ± 11 cm saat memasuki lomba di luar negeri.

Di dalam gambar-gambar yang dapat dijumpai di buku-buku mengenai burung kenari kita akan dapat melihat bahwa kenari ini memiliki warna kuning dengan bagian sayap putih atau kehijau hijauan, sama seperti bagian ekornya. Pada kepala burung kenari gloster terdapat jambul, tetapi ada juga yang tidak.

8. Lizard Canary

Burung kecil yang cantik ini adalah salah satu jenis tertua dari kenari yang telah memiliki sejarah lama. Termasuk “type canary”, Lizard hampir punah pada awal 1900-an. Akibat adanya dua perang dunia dan wabah penyakit, populasi Lizard Canary berkurang hingga hanya menjadi hanya beberapa pasang ketika mulai dikembangkan lagi pada pertengahan 1940-an. Berkat Lizard Canary Association di Inggris Raya, hari ini kenari Lizard bisa berkembang lagi dengan subur dan merupakan salah satu burung kenari..

Lizard Canary (kenari kadal) yang panjangnya sekitar 14 cm ini sangat identik dengan warna bulunya yang menyerupai sisik kadal. Bulu lizard didominasi warna kuning dan warna putih.Lizard Canary dikembangkan di Prancis pada 1700-an. Pada 1945, asosiasi penggemar Lizard dibentuk di Inggris dengan tujuan mengembangbiakkan lagi burung ini dan hari ini Lizard Canary merupakan salah satu jenis burung kenari yang cukup populer.

9. Northern Dutch Frilled Canary

Dikembangkan sebagai “type canary” pada abad ke-18, Northern Dutch Frilled Canary diawali dari kenari frill. Kenari Frill ini kemudian muncul dengan berbagai jenis yang menyebar ke berbagai negara. Dewasa ini dikenal Frill dan Belanda, Italia, Paris. Sesuai namanya, Northern Dutch Frilled Canary dikembangkan di Belanda bagian utara, Sedang pihak Jepang telah menghasilkan jenis frill yang kecil.

Umumnya jenis frill ini tergolong sebagai burung yang besar, sebab panjangnya dapat lebih dan 20 cm.

Ada tiga bagian yang disebut mantle, jabot, dan fin. Mantle (las) adalah bulu-bulu bagian punggung yang membelah di punggung dan jatuh secara sinietnis. Jabot adalah bulu di dada yang berombak dan menggulung ke dalam. Jabot ini harus datang dan tiap sisi dada untuk membentuk suatu ke rutan yang bertemu di bagian tengah bagaikan suatu bentuk kerang yang menutup. Sedang fin adalah bulu-bulu yang panjang, benar-benar berjumbai yang datang dan paha dan bergerak ke atas sekeliling sayap. Kenari frill yang indah dapat menjadi burung yang sangat indah, tetapi kenari yang buruk akan menjadi burung yang memberi kesan ganjil dan aneh karena bentuknya itu. Burung-burung mi tergolong sebagai burung ternak yang baik.

10. Norwich Canary

Dikembangkan sebagai “type canary”, burung ini mempunyai sejarah sendiri. Penenun-penenun bangsa Flam yang memelihara burung ini pernah melarikan diri ke Inggris, untuk menghindani pembantaian bangsa Spanyol. Mereka tinggal di wilayah Norwich di Norflok (Inggris). Mereka inilah yang menjaga kelestanian burung ini. Burung kenari norwich dewasa ini merupakan burung kenari yang menanik.

Burung ini mempunyai kelompok bulu yang tebal dan mempunyai bentuk yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dan burung ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Burung ini jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

11. Parisian Frilled Canary

Burung kenari yang berjumbai ini juga dikenal sebagai kenari Paris. Parisian Frilled Canary adalah salah satu yang terbesar dari semua varietas frill yang dikenal saat ini. Parisian Frilled Canary adalah burung yang menggairahkan dan indah. Bulu ekor pada burung ini berjumbai, dan ada juga helm di kepalanya, ada sebuah tutup di dahi, mempunyai efek sideburn di pipi, dan juga ada bulu kerahnya.

Sebagai “type canar”, Parisian Frilled Canary diternakkan untuk mencapai penampilan fisik burung, bukan pada suara atau warna. Meskipun demikian, Parisian Frilled Canary merupakan penyanyi yang baik, mirip dengan kenari lain pada umumnya.

Ada banyak varietas yang berbeda dari burung kenari berjumbai ini. Misalnya French Frill, Fiorina Frill, Colored (Milanese) Frill, Gibber Italicus, Giboso Espanol, Japanese Frill, Northern Dutch Frill, Southern Dutch Frill, Munich Frill, Scotch Fancy Frill, Swiss Frill, Roebekian Frill, Hunchback Frill, Brazilian Frill, dan bahkan varietas crested seperti Padovan Frill dan Florin Frill.

12. Red Factor Canary

Kenari ini kali pertama dikembangkan pada 1930-an oleh Dr Hans Duncker (Jerman) dengan menyilangkan siskin merah (jantan) dengan kenari kuning (betina). Beberapa orang mengatakan leluhur dari kenari kuning yang digunakan Hans adalah Roller Jerman, sementara yang lainnya menyakini sebagai kanari Border.

Red Factor Canary merupakan salah satu jenis kenari yang sangat populer. Burungnya sangatactif dan bergairah. Burung ini relatif mudah dipelihara namun perlu usaha yang lumayan keras untuk menernakkannya sehingga menghasilkan keturunan yang bagus.

Red Factor Canary termasuk “color canary” dan sebenarnya juga merupakan Color Bred Canary tetapi memiliki “red factor” sebagai bagian dari struktur genetiknya.

13. Roller Canary

Kenari roller yang dikembangkan sebagai “song canary” karena keindahan suaranya ini juga disebut German Roller Canary atau Hartz Mountain Roller Canary. Roller Canary diternakkan secara besar-besaran di wilayah Pegunungan Hartz. Di pegunungan ini ada ratusa keluarga yang berkecimpung mengembangbiakkan kenari dan melatihnya.

Cara lama yang dipakai untuk melatih burung ini adalah dengan memasukkan burung ke dalam sangkar kecil dan membiarkan burung ini mendengarkan suara burung yang dikenal indah suaranya (yang telah menang pertandingan, misalnya). Tetapi dewasa ini orang menggunakan suara piringan hitam atau pita kaset sebagai pemaster.

Termasuk sebagai “song canary” sebagaimana halnya Roller adalah Waterslager Canary, Russian Singer Canary, American Singer Canary, dan Spanish Timbrado.

14. Spanish Timbrado Canary

Spanish Timbrado Canary adalah varetas terbaru dari “song canary”, dikembangkan di Spanyol pada 1940-an dan 1950-an. Bentuk fisik burung ini menyerupai bentuk aseli burung kenari alam karena memang merupakan persilangan antara kenari liar dengan burung finch kicauan Spanyol. Kombinasi dari mereka menghasilkan burung yang memiliki nyanyian yang sangat unik. Nama burung ini, seperti halnya suaranya, mengingatkan kita pada ketukan castanyet Spanyol. Meskipun keras, suara burung ini tidak berisik atau memekakkan telinga.

Meski dikenal dengan lagunya yang bagus, burung ini bisa dinikmati pula pada tampilan fisiknya yang cantik. Mereka dikembangbiakkan dari indukan dengan berbagai variasi warna dan memiliki nyanyian yang kristal. Kenari Spanish Timbrado yang baik harus memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan variasi lagu. Burung ini memiliki standar suara yang berbeda dengan “song canary” lainnya seperti kenari Roller, American Singer, Russian Singer, maupun Waterslager.

15. Stafford Canary

Kenari Stafford Canary memiliki sejarah pengembangan yang unik. Standar dari pengembangan kenari Stafford sudah ditentukan sebelum burung ini mulai dicoba-ternak.Alkisah, pada tahun tahun 1970-an, ada sebuah kelompok penangkar kenari yang saat itu mengembangkan kenari warna yang ada di daratan Eropa. Kelompok yang bernama Deutche Koife ini tertarik untuk menciptakan varietas “type canary” warna (terutama red dan rose) tetapi juga berjambul. Akhirnya mereka menentukan sendiri standar untuk burung yang disebut Stafford Canary, yakni persilangan antara Gloster dan kenari Red Factor.

Stafford Canary kemudian muncul dengan branding tersendiri, ada yang berjambul dan ada pula yang polos tetapi berwarna dasar merah dan rose. Stafford Canary yang tercipta kemudian memang indah dan sangat digemari para peternak kenari di Eropa.

16. Waterslager Canary

Popularitas kenari Waterslager sudah merebak sejak sepanjang sejarah dan terus berkembang dengan sifat seperti yang diharapkan sejak burung ini “dicipta”. Burung ini terkenal dengan lagunya yang menyerupai riak dan tetes air, denting bel dan siulan seruling. Meskipun suaranya tidak sekeras beberapa jenis kenari lain, Waterslager mampu menyuarakan lagu lembut (ke arah medium), dan lagunya nyaris menenggelamkan popularitas lagu semua jenis kenari nyanyian atau “song canary”.

Pada dasarnya Waterslager dikembangkan dan dipelihara untuk mendapatkan anak atau keturunan yang juga memiliki keseimbangan antara kualitas suara dan lagu khas Waterslager. Beberapa burung lain yang dikembangkan sebagai “song canary” adalah kenari Roller, American Singer, Rusian Singer, dan Spanish Timbrado.

17. Yorkshire Canary

Kenari Yorkshire dikembangkan sebagai “type canary” dan merupakan hasil persilangan burung kenari lancashire dan burung kenari belgia. Bentuk Yorkshire terkadang digambarkan seperti wortel yang terbalik. Burung ini selalu berdiri tegak, dengan kaki panjang. Burung yang oleh orang Eropa sering disebut “The Guardsman” atau “Gentleman of the Fancy” ini memiliki panjang kira-kira 16 cm.

18. Scotch Fancy Canary

nndcaDi kalangan penggemar burung di inggris, burung ini di kenal dengan sebutan Bird O Circle, karena formasi dan kepala sampai ke ujung ekor pada waktu dipertandingkan berbentuk setengah lingkaran. Dalam pertandingan ada posisi, gerak, atau bunyi yang harus dipertontonkan oleh burung kenari. Keadaan yang tidak umum ini

ditemukan Secara menonjol di wilayah Skotlandia dan Inggris Utara, Sedang di wilayah selatan burung ini tidak populer. Burung Scotch harus memiliki kepala kecil, lebih bulat sedikit dan kepala burung kenari belgia. Lehernya ramping dan pan jang, bahunya terisi penuh namun sempit dan bulat, sayap nya panjang dan menempel kuat ke badan, dan kaki yang panjang kuat terpentang dengan baik.

19. Lancashire Canary

Kenari ini adalah jenis kenari yang terbesar di Inggris. Jenis ini sekarang sudah jarang ditemu kan dalam bentuk aslinya. Burung ini lebih banyak disilangkan dengan jenis lain untuk mendapatkan badan yang besar. Jenis ini ada yang memiliki mahkota atau jambul yang di sebut lancashire coppy, dan ada pula yang kepalanya polos dan disebut lancashire plain head.

20. Cinnamon Canary

Burung Cinnamon dewasa ini mempunyai kesamaan dengan kenari Norwich dan tergolong burung yang menarik. Burung ini mempunyai kelompok bulu yang tebal dan mempunyai bentuk yang serba “bulat”. Dengan dada bidang, punggung pendek lebar, sayap pendek dan ekor pendek, serta paruh juga pendek. Banyak dari burung Cinnamon ini yang memiliki warna hijau yang menanik. Kenari Cinnamon jarang yang berwarna putih. Panjangnya antara 15—16 cm.

21. London Fancy Canary

London Fancy Canary disebutkan telah punah, dan burung kenari ini susah ditelusuri asalnya. Burung ini benar-benar sangat cantik. Bulunya berwarna keemasan yang cemerlang dengan sayap dan ekornya berwarna hitam, yang menaggalkan kontras yang sangat mengesankan. London Fancy Canary tergolong jenis kenari Inggris yang sudah tua sekali, dan aslinya memiliki bintik-bintik hitam.

Istilah Burung Kenari

Apabila kita pergi ke pasar burung untuk sekedar melihat-lihat burung kenari bagi orang awam akan banyak sekali istilah yang belum kita pahami. Ada kenari lokal, ada kenari import, kenari AF, kenari F1, Kenari F2 dan sebagainya. Harganya untuk setiap jenis berbeda-beda, sebagai contoh kenari F1 dipatok harga kisaran 1 juta rupiah atau F2 kisaran harganya 2 jutaan.

Istilah F sendiri masih terbilang rancu dan kurang spesifik dalam ranah peternakan kita sehingga kadang membuat orang bingung. Misalnya saja F1 dihasilkan dari perkawinan antara kenari yorkshire dengan kenari lokal dan F2 dihasilkan dari perkawinan kenari yorkshire dengan F1.

1. Perkawinan kenari yorkshire dengan kenari lokal (kenari besar dengan kenari kecil) menghasilkan F1

2. F2 dihasilkan dari perkawinan antara kenari yorkshire (indukan dari F1) dengan kenari F1

3. Hasil dari perkawinan antara kenari F2 dengan kenari indukan kenari F1 menghasilkan keturunan ke 3 atau yang disebut dengan F3. Sumber lain mengatakan bahwa kenari F3 dapat dihasilkan dari perkawinan sesama keturunan F2

4. F4 dihasilkan dari kenari F3 yang dikawinkan dengan salah satu induk dari F2

5. Keturunan F4 jika dikawinkan dengan sesama keturunan F4 akan menghasilkan F5. Keturunan ke 5 atau F5 bisa juga dihasilkan dari perkawinan antara F3 dan F4

6. Jika keturunan F5 dikawinkan dengan induk dari keturunan F4 maka akan menghasilkan F6 dan inilah yang disebut sebagai fixed strain

7. Sebagai tambahan, jenis keturunan yang sering disebut AF sebenarnya asing ditemui dalam istilah biologi dan bahkan mungkin tidak ada. Namun sudah terlanjur beredar umum dan setidaknya perlu dijelaskan bahwa kenari AF dihasilkan dari keturunan Filial F1/F2/F3 (bukan jenis fixed strain) dikawinkan dengan kenari lokal atau kenari non fix strain dalam 3 tingkatan ke depan. Dengan kata lain perkawinan sesama non fix strain akan menghasilkan keturunan yang disebut AF.

Catatan: (indukan tidak hanya/harus dari kenari yorkshire saja melainkan dari semua jenis kenari, semisal: lanchasire, border, roller, gloster dll dengan acuan rumus keturunan yang sama pula). Selain itu untuk menciptakan jenis baru tidak hanya mengacu hanya sampai F6 saja melainkan tergantung dari target dan variabelnya.

Fixed strain sendiri dijelaskan sebagai suatu sifat permanen yang melekat pada kenari. Dengan fixed strain ini maka akan didapat sifat-sifat permanen yang meliputi volume suara, bentuk dan warna. Jika selama ini kita sering mendapati kenari F1 dengan postur yang berbeda-beda itu dimungkinkan karena belum adanya fixed strain.

Final Strain, Static Strain dan Degradation
Anggaplah saja kita berandai-andai seperti ini, jika yorkshire dikawinkan dengan lokal (ys x lokal) maka sebutan yang umum untuk hasil keturunannya adalah F1 ys. Kita berandai bahwa F1 ys ini mewarisi 50% sifat dari ys dan selanjutnya F2 mewarisi 70%-75% sifat ys sedangkan F4 mewarisi lebih dari 90% sifat ys. Kita akan mendapat static strain atau jenis statis jika perkawinan sesama F4 terjadi atau dengan kata lain F4 x F4. Jika F6=final strain maka dengan kata lain F6 itu bisa disebut sebagai jenis baru kenari.

Dalam perkembangannya peternak sering mengawinkan secara monohibrid yang misalnya saja F1 dikawinkan dengan F1. Adapun keterangan untuk menanggapi hal tersebut adalah sebagai berikut :

• Jika F1 x F1 maka istilah umumnya anakannya akan disebut AF dimana hereditas fenotipe dari indukannya akan berkurang.

• Jika F1 disilangkan dengan lokal maka istilah keturunannya akan disebut sebagai lokal super dimana degradasi sifat dari indukannya akan semakin terlihat.

• Jika lokal super disilangkan dengan lokal maka anakannya akan disebut sebagai lokal.

Dilema Nama Keturunan Perkawinan Kenari
Saat ini yang menjadi banyak perdebatan adalah soal perkawinan monohibrid dimana sesema kenari yang belum final strain dikawinkan. Misalnya saja tentang masalah nama dari keturunan F1 x F1, beberapa pendapat mengemukakan bahwa hasil dari perkawinan itu disebut AF. Dengan kata lain perkawinan sesama jenis non fix strain disebut AF. Asumsi ini diperkuat dengan teori gen hereditas fenotipe yang semakin luntur jika sesama non fix strain dikawinkan, selain itu filial dari fixed strain (contoh yorkshire) (F) yang berada di depan biasanya adalah sebagai pengangkat pamor dan dianggap lebih tinggi. Namun beberapa sumber juga mencatat bahwa F1 x F1 disebut F2, ini didasarkan pada F yang berarti Filial bersifat turun temurun, terus mana yang benar?

Beberapa peternak senior mengatakan kepada saya bahwa janganlah kita terlalu mempermasalahkan hal ini sebab di Indonesia sendiri masih dalam taraf setengah jalan yang artinya untuk menamai keturunan tersebut diperlukan pembuktian rantai keturunan secara rinci dan detail seperti halnya di luar negeri. Adapun beberapa asumsi dan kerancuan yang teramat sangat membingungkan yang berkembang di kalangan peternak dan penghobi, contohnya adalah seperti ini:

• F1 x F1 = AF11. Ini dikarenakan F belum merupakan final strain sehingga asumsinya adalah hasil perkawinan tersebut disebut AF. Angka sebelas/11 menunjukkan bahwa itu adalah hasil perkawinan antara sesama keturunan pertama. Jadi F2 x F2 = AF22 dst.

• Kenari disilangkan dengan blacktroat sehingga anakannya disebut blacken, kenapa tidak biasa disebut sebagai F1? ini dikarenakan karena pada perkembangannya peternak sering menyilangkan kenari yang sudah fixed strain ataupun belum fix strain dengan blackthroat. Jika F1 ys x blackthroat maka anakannya akan disebut apa?

• Mengawinkan sesama kenari yang belum fix strain namun berbeda jenis. Misalnya saja hasil perkawinan antara yorkshire x lokal dikawinkan dengan hasil perkawinan lizard x waterslager, disebut apakah anaknya?

• F1 ys x lizard, anakannya disebut apa?

• Ys x lokal = F1 lokal?

Untuk menjawab pertanyaan yang belum bisa dijawab secara rinci oleh beberapa teman saya yang sudah bertahun-tahun mendalami kenari ini, lebih baik kita jangan dipusingkan dengan itu.

Setiap peternak memberi nama keturunannya dikarenakan untuk membuktikan silsilah dari keturunan tersebut. Jika kita adalah seorang peternak yang menekuni bidang fix strain maka bisa jadi kita bisa membuktikan rantai regenerasi secara rinci, namun jika tidak maka asumsi yang beredar di masyarakat sekarang toh tidak seratus persen salah. Jadi setiap peternak wajib mempertanggungjawabkan hasil dari ternakannya yang kemudian dapat menunjukkan mana indukannya. Karena kita selama ini mengacu kepada pendekatan gen dominan dari indukan fixed strain maka dalam perjalanannya jika menyilangkan sesama non fixed strain akan terjadi kerancuan yang telah kita alami sekarang.

Jadi akan lebih baik kita melihat secara nyata tentang masalah kualitas si burung itu sendiri yang meliputi postur, suara dan karakter.

Friday, June 20, 2014

Burung Kenari

Burung kenari (Serinus Canaria) pertama ditemukan Oleh Pelaut Perancis Jean de Berthan Cout di Kepulauan Canary pada abad ke-15. Terkesan karena keindahan bulu dan kemerduan suaranya. Keaneka ragaman burung kenari yang sekarang merupakan perkembangan keturunan kenari liar yang bernama latin Serinus Canarius. Banyaknya jenis ini merupakan kondisi alam atau juga karena kawin silang yang terjadi sejak lima abad yang lalu.

Negara Belanda yang kini lebih dikenal sebagai negara pengekspor kenari Indonesia, semula mendatangkan kenari dari Inggris, Jerman dan Belgia kemudian kenari tersebut dikawinkan dengan kenari liar dan menghasilkan beberapa jenis seperti norwich,scoth fancy,bolder fancy,london fancy,yorkshire,lanchaisire,gloser,dan sebagainya.

Sejarah Burung Kenari (Pesona Kenari)

Nama burung kenari tidak berhubungan dengan buah kenari, melainkan diambil dari nama pulau habitat aslinya, yaitu Kepulauan Canary. Kepulauan itu sendiri mendapat namanya dari bahasa Latin canarias yang berarti (pulau) anjiing, karena banyaknya anjing liar yang ada di sana pada zaman dahulu.

Burung kenari (serinus Canaria) pertama kali ditemukan di kepulauan Canary oleh penjelajah perancis, Jean de Bethencourt pada tahun 1402. Terkesan karena keindahan bulu dan kemerduan suaranya, Jean de Bethencourt dan Henry the navigator membawa burung kenari liar ke Portugal dan Inggris.

Tahun1495 canary telah jatuh ke tangan spanyol dan sejak itu bangsa spanyol menguasai perdagangan kenari. Namun selanjutnya bangsa italia yang mengembangkan kenari dan mengekspornya ke berbagai negara Eropa seperti Jerman, Inggris dan Rusia.

Keanekaragaman burung kenari yang sekarang merupakan perkembangan keturunan kenari liar yang bernama latin Serinus Canaria. Banyaknya jenis burung kenari ini dipengaruhi kondisi alam atau karena kawin silang yang terjadi sejak lima abad yang lalu. Dalam perkembangannya kenari telah banyak diimpor dan dikembangbiakkan di berbagai negara, termasuk indonesia.

Selain itu burung kenari yang ada saat ini merupakan hasil rekayasa genetik yang dilakukan oleh para penyuka burung kenari selama berabd-abad lamanya. Karena itu saat ini sudah jarang burung kenari yang asli dari alam bebas.

Dengan rekayas genetika yang dilakukan oleh para pecinta burung kenari ini, terutama dari negara-negara Eropa, burung kenari telah bermutasi, dan telah dihasilkan berbagai strain burung kenari baru.

Di Jerman dikembangkan burung kenari jenis baru yang diberi nama German Hartz Roller canary (harzer Roller). Burung kenari ini juga biasa disebut kenari Harzer karena banyak dikembangbiakkan di pegunungan hartz.

Belgia sebagai negara tetangga jerman juga berhasil mengembangkan burung kenari penyanyi bersuara merdu sebagai jenis yang paling ngetren diarena kontes burung kenari penyanyi karena suaranya yang merdu dan memiliki sekitar 17 ragam suara. Burung kenari ini disebut Belgian Waterslager atau malinois, yang terkenal sebagai burung kenari penyanyi yang bersuara merdu.

Selain untuk dinikmati kemerduan kicauannya, burung kenari juga pernah digunakan dalam sistem peringatan dini untuk mendeteksi gas beracun, seperti karbondioksida, didalam penambangan batubabara di Britania Raya. Namun penggunaan kenari dipertambangan akhirnya dihapuskan dan baru berakhir pada tahun 1986.

Jenis kenari lain yang berhasil di kembangkan di Eropa, diantaranya YorkShire, Border, Lizard, dan Gloster. Negara-negara di luar eropa yang berhasil menciptakan jenis baru adalah
- Amerika Serikat dengan American Singer Canary
- Iran dengan Persian Canary
- Rusia dengan Russian singer Canary

Sedangkan indonesia termasuk negara penggemar kenari yang belum berhasil menciptakan jenis atau strain kenari khas indonesia.

Di indonesia burung kenari sudah lama dikenal dan penggemarnya sudah banyak mengawinsilangkan kenari yang bersuara merdu. Namun belum berani menampilkan jenis kenari hasil silangan yang menjadi ciri khas indonesia, seperti layaknya iran yang terkenal dengan kenari Persia-nya dan Rusia dengan Rusian Singernya .

Karakter dan Suara Burung Kenari 
Sumber : http://www.anneahira.com/suara-burung-kenari.htm

Suara burung kenari sangat menarik untuk didengarkan. Hal ini karena suara burung kenari memiliki ritme dan irama seperti lagu dengan disertai tinggi rendahnya suara yang baik sehingga menghasilkan variasi suara yang enak untuk didengar.

Burung kenari memiliki bulu lembut yang cerah dan warna-warni. Burung ini memiliki kebiasaan membasahi tubuhnya dengan air dari wadah minum yang ada di sangkarnya. Hal tersebut dilakukan karena ada sisik di kaki dan jarinya keras sehingga memberatkan kakinya. Dengan membasahi tubuhnya, sisik yang ada di kakinya akan menjadi lembek dan mudah terlepas.

Karakter Suara burung kenari 

Suara burung kenari bisa di kenali dari suaranya, yang ngeroll. Maksudnya dari satu baris suara terdiri dari beberapa jenis irama yang berbeda. Dalam satu roll harus ada lebih dari empat jenis suara yang dikeluarkan, secara berurutan. Semakin lama durasi dan jenis suara yang keluar dari satu roll, ini menandakan burung tersebut memiliki kwalitas baik.

Durasi ngeroll standarnya 30 detik sampai 40 detik. Namun itu tergantung jenis burungnya. Untuk melatih agar burung kenari bisa berkicau dengan durasi di atas butuh latihan yang intensif.

Karakter burung terdiri dari tiga jenis, yakni waterslader yakni suara yang menyerupai tetesan air. kemudian warbler, yang suaranya mirip letupan drum elektronik yang berderap. Jenis suara yang ketiga adalah campuran antara waterslager dan warbler.

Burung Peliharaan yang Manja

Burung kenari merupakan binatang peliharaan yang sangat lucu dan imut. Burung peliharaan ini senang dimanja oleh orang yang pertama kali memegangnya. Burung kenari merupakan burung yang mudah beradaptasi dan sangat mengenal tangan majikan atau tuannya.

Perlakuan yang lembut pada bulu-bulu burung kenari saat Anda menyentuhnya akan selalu diingat. Sampai-sampai, untuk urusan makan dan perawatan, burung kenari hanya ingin diperlakukan dengan orang yang sama atau yang pertama kali meyentuhnya. Sifat burung kenari yang jinak inilah yang membuat para pencinta burung ingin dan senang merawat serta memeliharanya. Burung kenari merupakan burung yang biasa ditangkarkan oleh manusia.

Dalam urusan pemberian pakan, burung kenari terbilang mudah. Akan tetapi, burung kenari akan menerima atau memakan makanan yang diberikan oleh tuan atau majikannya. Jadi, akan sangat repot jika Anda harus bepergian jauh yang mengharuskan orang lain untuk merawat dan memelihara burung kenari.

Teliti dan Kenali Burung Kenari Sebelum Membeli

Burung kenari memang jinak dan mudah dipelihara. Bulunya yang indahnya pun sangat menarik untuk memeliharanya. Akan tetapi, tidak semua burung kenari termasuk burung unggulan. Untuk mendapatkan yang terbaik, sebaiknya sebelum membeli agar memperhatikan beberapa hal berikut ini yang berhubungan dengan burung kenari.

Pilihlah burung kenari yang memiliki bentuk paruh tebal, besar, panjang, dan berpangkal lebar.

Burung kenari sehat memiliki sayap yang mengapit rapat dan kaki besar yang terlihat kering serta dapat mencengkeram dengan kuat.

Dari segi kekuatan suara, pilihlah burung kenari yang memiliki leher padat berisi dan panjang. Panjang leher yang dimilikinya pun harus seimbang dengan badan, ekor, dan kakinya.

Pilihlah burung kenari yang memiliki kepala berbentuk agak kotak. Hal ini mencirikan burung kenari yang memiliki mental tempur tinggi.

Burung kenari jantan memiliki suara yang lebih nyaring dan keras. Bentuk tubuh kenari jantan pun lebih proporsional. Pergerakannya lebih lincah, dan mentalnya lebih baik.

Dalam soal makanan, burung kenari memiliki makanan khusus, yaitu canary seed. Akan tetapi, biji-bijian itu terkadang dicampur dengan biji lain untuk menambah cita rasa.

Untuk meningkatkan vitalitas organ-organ tubuhnya, biasanya burung kenari diberikan makanan tambahan berupa kroto dan telur. Untuk memenuhi kebutuhan kalsiumnya, burung kenari biasa diberi tulang ikan sotong yang akan dipatuk dengan paruhnya.

Sayur-sayuran dan buah-buahan, seperti mentimun, selada, sawi, wortel, apel, pir, jagung muda, dan paprika pun menjadi pakan tambahannya. Jika sedang kehabisan makanan dan belum sempat membelinya, burung kenari dapat dikasih makanan berupa roti tawar kering.

Karakter Dasar Burung Kenari

Setiap burung ocehan memiliki watak dan sifat yang berlainan. Demikian juga walaupun masih satu kerabat tapi berlainan jenis, wataknya pun berbeda. Sedangkan karakter dasar burung kenari secara kasat mata bisa dikenali. Berikut ini merupakan penjelasan tentang karakter asli burung kenari.

Burung kenari mudah beradaptasi dengan perubahan lingkungan.

Inilah keunggulan kenari, burung ini bisa beradaptasi dengan berbagai lingkungan dan iklim. Asal mula burung kenari adalah dari benua Eropa dan Amerika, yang notabene memiliki empat musim yang berbeda. Namun ketika burung ini masuk ke Indonesia, ternyata dia tak ada masalah terhadap lingkungan baru dan cepat berkembang biak. Selain itu juga burung kenari tak mudah stress karena perubahan cuaca maupun lingkungan yang asing.

Burung petarung 

Penyanyi dan petarung jika mendengar suara burung kenari lain atau melihat burung kenari sejenis (kelamin sama), semangat tempurnya akan berkobar. Di alam bebas burung jantan ketika ingin menarik perhatian burung betina, dia harus mengeluarkan semua kicauan yang dikuasainya. Semakin lengkap koleksi kicauannya dialah yang juara. Dan burung jantan paling dicari oleh penggemar burung ocehan. Harga burung jantan lebih mahal daripada burung betina.

Birahi burung kenari cenderung mudah naik.

Keunggulan burung kenari adalah mudah diternakan. Indukan burung kenari mudah sekali dijodohkan, dan produktif bertelur. Burung usia sembilan bulan sudah bisa dijadikan indukan. Peternak biasanya menyilangkan indukan kenari guna mencari keturunan baru yang lebih unggul dari indukan.

Burung kenari bisa di ternakan dalam kandang kecil maupun kandang permanent. Selain itu penjodohannya mudah sekali, hanya perlu adaptasi sebentar antara indukan jantan dan betina, sudah bisa dicampur dalam satu kandang.

Mudah jinak.

Burung kenari bukanlah burung yang tak bisa dijinakan. Justru burung jenis ini mudah akrab dengan manusia. Burung kenari di Indonesia sebagian besar merupakan hasil dari budidaya peternak. Jadi dari dia menatas sampai dewasa sudah akrab dengan manusia.

Bahkan burung kenari bisa mengenali pemiliknya. Ketika si majikan berada didekatnya dia akan terus berkicau. Namun agar burung bisa dijinak butuh pendekatan dan perhatikan khusus dari pemiliknya.

Tidak mudah stres.

Salah satu keunggulan burung kenari adalah tak mudah stress. Berbeda dengan burung lain yang mungkin kalau pindah tempat atau dekat dengan keramaian mudah stress. Ini tak terjadi pada kenari. Burung ini ketika sangkarnya ditaruh pada tempat yang sedikit ramai misalnya di depan rumah. Dia akan tetap berkicau. Demikian juga ketika musim hujan pun tak ada masalah.

Tips membentuk suara kenari agar lengkap 

Burung kenari sebenarnya memiliki karakter suara dasar, tapi agar kasanah suaranya lebih komplit perlu cara khusus. Berikut ini merupakan tips ringkas menambah koleksi suara dan melatih durasi kicauan.

Mastering dari kenari 

Mastering suara adalah proses pengenalan suara dari sumber lain. Seperti burung kenari dewasa yang sudah memiliki ocehan komplit. Caranya kandang burung kenari bakalan jantan, digantung berdekatan dengan burung master. Burung master akan terus berkicau, lama kelamaan bakalan burung akan menirukan kicauan burung master. Cara ini dilakukan tiap hari agar kicauan master masuk dalam memori burung bakalan.

Cara kedua adalah burung anakan di setiap hari diperdengarkan rekaman suara mastering burung dari tape audio atau MP3 player. Cara ini lebih mudah dan murah dari pada cara pertama. Ada banyak koleksi mp3 kicauan burung kenari dan jenis burung lainnya.

Mastering non kenari 

Agar koleksi kicauan burung kenari lebih komplit. Cara berikutnya adalah menggunakan mastering burung non kenari. Misalnya menggunakan burung ciblek, love bird atau murai batu. Mengapa demikian karena karakter suara burung tersebut hampir mirip dengan burung kenari. Yakni ritmenya konstan dan suaranya bervariasi.

Sering berlatih 

Cara ini bertujuan membentuk karakter burung anakan selain itu juga membangun mental burung agar tak mudah kalah. Caranya burung anakan harus sering gabung dengan burung kenari lain yang sudah jadi.

Demikianlah tentang seluk beluk suara burung kenari yang menjadi primadona bagi kalangan penggemar burung ocehan. Suara burung kenari memiliki banyak varian yang bisa menghibur pemilikinya

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls